image

Karena ada yang nanya tentang IUT (Ilmu Ukur Tanah), aku membuka beberapa file kuliah lama di Hard Disk. Dan salah file yang ditemukan yaitu tugas kuliah Pemrograman Komputer (3 SKS) dengan bahasa BASIC.

Dulu waktu buat list programnya serasa menjadi Hacker yang tengah membuat program hebat.

Ilustrasi

Bayangkan program ini dibuat di kamar kos gelap (emang mau cuci cetak film) tanpa cahaya lampu dan cahanya nya hanya berasal dari layar monitor CRT bukan LCD, Plasma dan LED!!. Jari jemari sibuk mengetik perintah di keyboard PC nya, Sesekali memencet tombol backspace dan tombol F5 untuk merunning programnya. Kadang beberapa orang datang mengetok pintu kamar dengan membawa sebuah piringan berbentuk kotak bertuliskan 1.44Mb Formatted (bukan flash disk, apalagi Hard Disk) :mrgreen: untuk menguji program yang telah dibuat sekaligus untuk dikumpulkan besok ke dosen.  -__-

 

Padahal ini kalau dibaca hanya sebuah rumus matematika sederhana untuk mencari azimut dan jarak yang telah dikostumasi supaya lebih interaktif Open-mouthed smile

Namun, jika disuruh membuat seperti ini sekarang. I’m not sure can do this again. :mrgreen:

Iklan

Lapor

Ini hari pertama kuliahku di semster ketiga yaitu tanggal 9 Agustus 2010, sehari setelah ulang tahun adikku Welan kemarin (penting ya?? :P).

Kuliah dimulai jam 15.30 dikarenakan sang dosen tidak mengetahui ada kuliah untuk S2 sore harinya… LOOO. Oh ya, sang dosen yang mengaku bernama Samsul Bachri (dan bukan orang Padang :mrgreen:) mengajar kuliah Penginderaan Jauh Akuatik atau nama kerennya Marine Remote Sensing.

Di kuliah pertamaX ini, masih mereview mengenai Remote Sensing, rule of class, jadwal kuliah yang akan diganti dan tentu saja tugas pertamaX!! 😦

Ok. sekian dulu.

Laporan Selesai

*dan sepertinya kuliah ini akan kubatalkan..

:mrgreen: :mrgreen: :mrgreen:


Beberapa minggu yang lalu, aku mendapat istilah baru seperti yang kutulis diatas judul postingan. Istilah ini kudapat ketika kuliah Aspek Legal Spasial yang secara umum membahas tentang pertanahan dan tetek bengeknya.

Sebenarnyta istilah diatas sama sekali nggak ada hubungan ama kuliah yang kuambil, namun karena Sang Dosen sangat pandai bercerita (aku lebih cenderung bilang kalau Sang Dosen kaya akan pengalaman dan pengetahuan), Sang Dosen mengutarakan pengalaman dan opini pribadinya.

Ya, transfer of knowledge atau transfer ilmu dalam Indonesia adalah proses bagaimana ilmu dapat dipelajari dan dikembangkan lebih lanjut, Dalam hal ini, aku membatasi transfer ilmu dalam perkuliahan.

Sang Dosen pun berpendapat bahwa transfer dapat terjadi dengan lancar jika kedua belah pihak konek dan tidak terdapat barrier yang mengganggu transfer tersebut. Jika hal ini terpenuhi, maka dalam proses transfer bit-bit ilmu akan diterima secara utuh oleh mahasiswa

Namun, bagaimana kalau salah satu pihak tidak dapat mengkonekkan dirinya, inilah yang sering terjadi. Ilmu tersebut tetap ditransfer namun, ditengah jalan hangus, hilang, musnah.

Aku contohkan keadaan ekstrim ketika mahasiswa yang secara anarkis melempar kampusnya sendiri. Itu sama aja dengan menghancurkan medium transfer ilmunya, sama aja cinta terhadap ilmu sudah tidak ada, dan sama aja dengan preman pasar yang tahunya bikin keributan. Apalah artinya kuliah yang dibiayai mahal-mahal jika cinta terhadap kampus sudah tidak ada. Mana ada transfer ilmu terjadi. Untuk dapat ilmu di kampus, cintailah kampus dulu, cintailah lingkungannya dan cintailah dosennya.

Dari sisi dosen, dosenpun harus mencintai kampusnya, lingkungan, dan mahasiswanya, jangan menjadikan kampus sebagai ladang mencari uang dengan berbagai macam penlitian yang menghabiskan dana. Memang benar, penelitian menjadi satu keharusan dosen sehingga sebagai salah satu pengabdian ke masayarakat, namun jangan lupakan juga mahasiswa. Tak jarang, kadang aku temui kuliah yang kosong dan parahnya kadang tidak diganti hari lain. Apakah ini karena dosen sibuk dengan dengan penelitian atau yang lain?? I don’t know..

Yap, transfer of knowledge antara mahasiswa dan dosen harus harmonis, Dosen dan mahasiswa harus tahu hak dan kewajibannya masing-masing. Mahasiswa tahu diri dan dosen pun tahu diri!


Akhirnya aku lulus dari kampus setelah 4,5 tahun!!!!!

FINALLY….!!!
Alhamdulillah… 🙂