Geodesi



Selamat sore para pembaca setia blog ini. Yang masih sabar menunggu update-an tulisannya Open-mouthed smile.  Terakhir update yaitu tanggal 9 Januari 2014 dan itupun melalui Path. Haha. Ok kita langsung saja.

Jam 15.20, masih sekitar satu jam lagi menuju parkiran motor dibawah. Yah, sambil menunggu bolehlah sedikit cuap-cuap di depan keyboard. Tulisan kali ini update-an dari tulisan aku sebelumnya yaitu mengenai download citra (free). Bisa dari Google, Bing, Nokia, ESRI, dll. Tulisanku sebelumnya bisa dibaca (dengan sabar) disini.

Sedikit flashback dulu ya kakak.

Diakhir tahun 2013, seorang mantan staff di SPP membawa oleh-oleh yang sangat luar biasa. Waktu itu sebut saja namanya Fajar, pulang dari diklat pengukuran dan pemetaan di BIG (Bakosurtanal). Oleh-olehnya yaitu sebuah program bernama SASPlanet. #JRENG!

SASPlanet ini ibarat Google Earth tapi dengan kemampuan menampilkan citra dari sumber lain seperti bing, nokia dll. Dan plusnya lagi bisa di download dan di-save sebagai file *.jpg atau *.ecw ter-georeference (lintang, bujur). Bagi yang sudah pernah menggunakan Stitch Map atau Universal Map Downloader, maka anda akan dimanjakan dengan SASPlanet ini dalam peng-unduhan citranya. Dan yang paling penting, program ini bebas biaya alias GRATIS!

Bagi yang ingin mencoba sila mengunduh programnya di situsnya. Atau bagi yang tidak mau repot bisa langsung ke direct linknya. Kutulis repot disini karena situsnya  berbahasa RUSIA. Hot smileSiapkan dulu google translate nya saudara-saudara.

image

Gambar 1. Tampilan Home

image

Gambar 2. Tampilan Direct Link (cukup tunggu 5 detik)

Bagaimana, sudah dong ora? Open-mouthed smile

Next, cara makainya piye? Kalau download selesai, tinggal di-extract saja file zipnya di direktori yang anda suka. Dan seperti judul diatas Exceute SASPlanet.exe!

Iklan

Iseng sore-sore :mrgreen:

Sedikit rangkuman Space Segment GPS Blok dari masa ke masa.

Klik atau klik kanan open image untuk memperbesar.

image

Sudah merasa tercerahkan? Smile


image

Karena ada yang nanya tentang IUT (Ilmu Ukur Tanah), aku membuka beberapa file kuliah lama di Hard Disk. Dan salah file yang ditemukan yaitu tugas kuliah Pemrograman Komputer (3 SKS) dengan bahasa BASIC.

Dulu waktu buat list programnya serasa menjadi Hacker yang tengah membuat program hebat.

Ilustrasi

Bayangkan program ini dibuat di kamar kos gelap (emang mau cuci cetak film) tanpa cahaya lampu dan cahanya nya hanya berasal dari layar monitor CRT bukan LCD, Plasma dan LED!!. Jari jemari sibuk mengetik perintah di keyboard PC nya, Sesekali memencet tombol backspace dan tombol F5 untuk merunning programnya. Kadang beberapa orang datang mengetok pintu kamar dengan membawa sebuah piringan berbentuk kotak bertuliskan 1.44Mb Formatted (bukan flash disk, apalagi Hard Disk) :mrgreen: untuk menguji program yang telah dibuat sekaligus untuk dikumpulkan besok ke dosen.  -__-

 

Padahal ini kalau dibaca hanya sebuah rumus matematika sederhana untuk mencari azimut dan jarak yang telah dikostumasi supaya lebih interaktif Open-mouthed smile

Namun, jika disuruh membuat seperti ini sekarang. I’m not sure can do this again. :mrgreen:


Alkisah beberapa hari yang lalu si Bos (Kasi.red) memintaku untuk mencari citra daerah pengukuran HGU untuk verfikasi hasil pengukurannya. Si Bos, biasanya pakai aplikasi Stitch Map untuk download citra dari Google Map/Earth. Beliau cukup familiar dengan aplikasi ini.

Namun, kali ini kata Si Bos aplikasi Stitch Map ‘not working properly’. Hasil retrieve citranya kacau. Akupun juga penasaran, kok bisa error. Ternyata di laptopku juga kacau hasil citranya. Selidik, punya selidik, google sana google sini, unduh ini unduh itu, ternyata masalahanya ada pada versi Stith Mapnya. Stitch Map 2.40 (versi crack) :mrgreen: sudah kadaluarsa ternyata.

image

Gambar 1. Citranya kacau.

Akupun mencoba mencari versi terbaru yaitu versi 2.53 dan ternyata di versi ini tidak ada masalah retrieve citranya. Ok, problem solve (untuk sementara waktu).

 

imageimage

Gambar 2. Stitch Map 2.40 (crack) dan Stitch Map 2.53 (Trial)

Ternyata ini semua belum selesai. Citra download dari Stitch Map versi 2.53 TIDAK BISA DI SAVE sodara-sodara.  -_-

image

Gambar 3. Tombol save nya non-aktif

Tanya kenapa? Ya karena versi Trial. Sudah nyari sana-sini cracknya nggak nemu juga. Weleh2. Situs stitchmap.com nya juga udah tewas.

Maka akupun mulai mutar akal gimana caranya biar bisa download citra. *mulai mikir*

Awalnya kepikiran untuk save persatu file *jpg dari Google Earth. Namun niat diurungkan karena nanti harus di-georeferensi juga satu persatu. Lama Bok. Intinya bagaimana bisa retrieve citra dan otomastis di georeferensi seperti Stitch Map.

Nah, hasil perenungan ini membawaku ke Purbalingga setahun yang lalu ketika masih tugas KKP (Komputerisasi Kantor Pertanahan). Disana aku pernah makai aplikasi untuk download citra dan auto georeferensi. Namanya Universal Map Downloader (UMD). #jeng #jeng


Hasil survey pendahuluan hari ini

image

Di plot, sayang citranya Google Earth belum jelas Sad smileBesok kita lanjutGan! :mrgreen:


Kalau bahasannya agak berat lebih baik dibaca aja.. hehehhe….

image

Disini nggak akan bahas tentang GPS dan segala tetek bengeknya, jadi cukup tahu sistem GPS berfungsi sebagai untuk penentuan posisi di muka bumi. TITIK!

GPS perlu di assist (bantu) lagi?? Padahal GPS sendiri sistem yang membantu dalam penentuan posisi. Kenapa ya?

Nah begini ceritanya Gan:

Receiver GPS tahu fungsinya apa?? (kalau udah tahu, baca paragraf selanjutnya) 😀

Yap, Reciever GPS kabarnya 😛 berfungsi menerima sinyal satelit yang dipancarkan satelit GPS yang berana di nun jauh di angkasa sana. Nah, si  receiver ini menangkap sinyal GPS yang “kebetulan” lewat di atas si reciever. Sinyal yang ditangkap tidak hanya dari satu satelit, tapi sebanyak mungkin satelit yang dapat ditangkap (bahasa lainnya diamati) oleh si reciever. Sinyal yang ditangkap oleh si receiver di kalkulasi oleh receiver dan hasil akhirnya adalah koordinat posisi reciever tersebut. Proses kalkukasinya silahkan cari di internet atau baca buku Pak Hasanuddin Z. Abidin : Penentuan Posisi dengan GPS dan Aplikasinya :promosi: Understand?? :mrgreen:

Masalahnya, sinyal yang diterima oleh receiver kadang sinyal yang lemah atau sinyalnya terfragment. Bisa juga pada wilayah reciever tersebut memiliki obstruksi (halangan) yang besar sehingga sinyal yang didapat bukan sinyal yang full. Multipath (sinyal hasil pantulan, bukan langsung dari satelit GPS) juga momok bagi sinyal GPS. Sumber maslah lain seperti noise ionosfer, troposper, SA, AF dan lainnya. Silahkan baca buku diatas. 🙂

Nah bagaimana solusinya: Salah satunya dengan memakai reciever GPS yang memiliki sensitifitas yang tinggi dalam menerima sinyal (Kita bicara dalam segmen user bukan segmen angkasa). Solusi ini merupakan solusi yang cukup bagus, tapi tidak ekonomis dalam harga, karena tentu saja produksi GPS dengan sensitifitas tinggi memiliki cost yang tinggi pula.

Bagaimana untuk solusi yang “agak” murahnya? Salah satunya (yang aku tahu tentunya :D) dengan memakai sistem A-GPS (Assisted GPS). Disini si GPS receiver dibantu dalam penentuan posisinya. Siapa yang membantunya? Baca paragraf dibawah deh.

(lebih…)


image

 

Setelah sekian lama, Golden Software mengeluarkan versi terbaru dari Surfer yaitu Surfer 9. Bagi yang sering bermain di gridding, interpolasi, atau yang pernah tau IDW, Kriging, Spline dll pasti udah tau kemampuan software ini.

Di versi 9 ini Surfer menawarkan beberapa kemampuan baru (karena malas translate, jadi ini dicopy paste dari helpnya hehehe..) :mrgreen:

This is an overview of some of Surfer 9’s new features.

User Friendly

 

(lebih…)

Laman Berikutnya »