Kalau bahasannya agak berat lebih baik dibaca aja.. hehehhe….

image

Disini nggak akan bahas tentang GPS dan segala tetek bengeknya, jadi cukup tahu sistem GPS berfungsi sebagai untuk penentuan posisi di muka bumi. TITIK!

GPS perlu di assist (bantu) lagi?? Padahal GPS sendiri sistem yang membantu dalam penentuan posisi. Kenapa ya?

Nah begini ceritanya Gan:

Receiver GPS tahu fungsinya apa?? (kalau udah tahu, baca paragraf selanjutnya)😀

Yap, Reciever GPS kabarnya😛 berfungsi menerima sinyal satelit yang dipancarkan satelit GPS yang berana di nun jauh di angkasa sana. Nah, si  receiver ini menangkap sinyal GPS yang “kebetulan” lewat di atas si reciever. Sinyal yang ditangkap tidak hanya dari satu satelit, tapi sebanyak mungkin satelit yang dapat ditangkap (bahasa lainnya diamati) oleh si reciever. Sinyal yang ditangkap oleh si receiver di kalkulasi oleh receiver dan hasil akhirnya adalah koordinat posisi reciever tersebut. Proses kalkukasinya silahkan cari di internet atau baca buku Pak Hasanuddin Z. Abidin : Penentuan Posisi dengan GPS dan Aplikasinya :promosi: Understand??:mrgreen:

Masalahnya, sinyal yang diterima oleh receiver kadang sinyal yang lemah atau sinyalnya terfragment. Bisa juga pada wilayah reciever tersebut memiliki obstruksi (halangan) yang besar sehingga sinyal yang didapat bukan sinyal yang full. Multipath (sinyal hasil pantulan, bukan langsung dari satelit GPS) juga momok bagi sinyal GPS. Sumber maslah lain seperti noise ionosfer, troposper, SA, AF dan lainnya. Silahkan baca buku diatas.🙂

Nah bagaimana solusinya: Salah satunya dengan memakai reciever GPS yang memiliki sensitifitas yang tinggi dalam menerima sinyal (Kita bicara dalam segmen user bukan segmen angkasa). Solusi ini merupakan solusi yang cukup bagus, tapi tidak ekonomis dalam harga, karena tentu saja produksi GPS dengan sensitifitas tinggi memiliki cost yang tinggi pula.

Bagaimana untuk solusi yang “agak” murahnya? Salah satunya (yang aku tahu tentunya :D) dengan memakai sistem A-GPS (Assisted GPS). Disini si GPS receiver dibantu dalam penentuan posisinya. Siapa yang membantunya? Baca paragraf dibawah deh.

Untuk sejarah A-GPS baca aja disini. Lagi-lagi dari Amerika ckckkc…

Dalam A-GPS, GPS receiver dibantu oleh server A-GPS. Server ini menyediakan informasi satelit yang berada di wilayah receiver GPS dan informasi tersebut di download oleh receiver GPS. Dengan adanya informasi ini (seperti ephemeris-orbit satelit, almanak), maka receiver bisa dengan cepat me-lock satelit GPS. Kok bisa? Karena pada informasi yanfg dikirimkan server A-GPS berisi informasi satelit yang sedang berada di wilayah si receiver sehingga reciever hanya perlu berkonsentrasi me-lock satelit yang tersedia di atas. Tersedia?? Emang makanan..😛

Kalau biasanya reciever GPS perlu waktu 1 menit (tergantung kondisi wilayah) untuk me-lock (istilah kerennya Time To First Fix – TTFF) kondisi cold boot posisi satelit GPS, dengan sistem A-GPS hanya sekitar 20 detik. (lagi-lagi nilai ini tidak fix, namum relatif lebih cepat tanpa dibantu A-GPS).

imageGambaran sederhana A-GPS 

Karena informasi yang di download dari server A-GPS berbentuk data, maka terdapat biaya untuk pen-download-an data tersebut. Besarnya data hanya sekitar 5-10kB. Jika memakai Telkoms*l, hanya kena Rp10. :promosilagi::mrgreen:

Biasanya yang memakai sistem A-GPS ini Mobile Phone a.k.a henpon yang terintegrasi GPS receiver seperti Nokia yang memiliki server A-GPS di supl.nokia.com. Dengan koneksi GPRS, EDGE, UMTS atau HSDPA data dari server di download ke henpon. Merk lain barangkali memiliki server tersendiri. Mungkin ada yang mau menambahkan..

Informasi lain bisa baca disini atau sini

Alat-alat yang memiliki fitur A-GPS

Contoh: HP ku.. Nokia C6-00😀

image